3 Kebiasaan Menyikat Gigi Ini Ternyata Malah Membahayakan, Waspada!

Category : Kesehatan

Inilah 5 Guru Paling Cantik Di Dunia, No. 5 Bikin Kagum Baca Berita Selengkapnya

3 Kebiasaan Menyikat Gigi Ini Ternyata Malah Membahayakan, Waspada!
Berikan Rating Untuk Artikel Ini
3 Kebiasaan Menyikat Gigi Ini Ternyata Malah Membahayakan, Waspada!

3 Kebiasaan Menyikat Gigi Ini Ternyata Malah Membahayakan, Waspada!

Menjaga kesehatan gigi cukuplah sederhana, hanya dengan menyikat gigi secara rutin setiap hari. Namun hal ini ternyata masih ada yang asal dalam menyikat gigi sehingga membuat kebersihan gigi tidak optimal. Menurut Ketua Persatuan Dokter Gigi Indonesia, Dr. drg. Hananto Seno, Sp.BM. MM, ada kebiasaan sikat gigi yang salah sehingga patut untuk di luruskan.

Semakin Sering Disikat, Maka Gigi Semakin Bersih

Kebanyakan orang telah beranggapan kalau menyikat gigi setelah makan akan membuat gigi semakin bersih. Sebetulkan cara sikat gigi yang salah ini tidak perlu dilakukan. Hal ini karena Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan Federasi Dokter Gigi Dunia (FDI) merekomendasikan untuk menyikat gigi sebanyak dua hari dalam satu hari, yaitu pada pagi hari setelah sarapan dan malam hari sebelum tidur.

“Yang terbaik cuma dua kali itu saja,” kata Hananto.

Terlalu sering menyikat gigi sebenaranya akan menambah gesekan pada gigi. Cara sikat gigi yang salah ini akan dapat mengikis email dan dentin gigi. “Ujung-ujung saraf yang terbuka ini akan menimbulkan rasa linu,” ucap dia.

Gigi Disikat Selama Mungkin

Tidak kalah pentingnya terkait dengan durasi dalam menyikat gigi. Hananto mengatakan, tidak perlu membutuhkan waktu lama untuk menyikat gigi, salah satu cara agar membersihkan gigi secara optimal adalah mengawali dan mengakhiri menyikat pada tempat yang sama.

“Misalnya memulai dari sebelah kanan atas, bergerak ke arah kiri terus ke bawah dan akhiri di tempat yang sama. Setelahnya, baru menyikat bagian dalam gigi. Cukup satu putaran saja,” tuturnya.

Setia Pada Satu Pasta Gigi

Hananto justru menyarankan untuk seminggu sekali melakukan penggantian pasta gigi. Dengan ini akan menghindari cara sikat gigi yang salah, karena kadungan dalam sejumlah pasta gigi memiliki keunggulan dan manfaat masing-masing.

“Contohnya, pasta gigi antibakteri untuk membunuh kuman-kuman, padahal kita butuh kuman-kuman baik tertentu yang akhirnya ikut mati,” tutur dia.

Selain meluruskan sikat gigi yang salah, Harnanto juga membagikan sebuah trik untuk mengatasi rasa kurang nyaman yang timbul pada lidah pada saat kita mengganti pasta gigi.

“Kita bisa menggunakan merek pasta gigi yang sama, tapi berbeda variasi atau kandungannya,” kata dia.

loading...

Author: 

Saya pemilik dan pembuat web portalremaja.co.id berasal dari palembang newbie yang baru saja terjun ke dunia internet marketing sejak 2011 hingga sekarang, berbagi adalah salah satu keharusan dalam hidup saya.