8 Golongan Manusia Yang Sangat Dibenci Allah, Mengerikan !

Category : Islami

Banyak diantara manusia tidak sadar statusnya yang hanya sementara dimuka bumi ini sehingga terkadang mereka tidak mampu mengontrol perbuatannya dan menjadi manusia yang merugi. Mereka tidak sadar kalau apa yang mereka lakukan itu termasuk perbuatan yang sangat dibenci Allah.

Setidaknya ada 8 golongan manusia yang nantinya tidak dilihat oleh Allah karna Allah benci dengan mereka. Allah juga tidak mengampuni dosanya serta mereka akan diancam siksa neraka yang teramat pedih. Lantas siapa sajakah mereka ?

8 Golongan Manusia Yang Sangat Dibenci Allah, Mengerikan !

8 Golongan Manusia Yang Sangat Dibenci Allah, Mengerikan !

1. Orang yang miskin dan sombong

Sombong yang dimaksud bukan hanya dari perilaku ataupun ucapannya, tapi juga termasuk malas beribadah dan menjalankan perintahnya. Sombong yang seperti inilah yang amat dibenci oleh Allah dan tertuang pada salah satu ayat berikut yang kami kutip dari laman Riau24.com, Rabu (7/6/2017) :

Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri (Lukman : 18).

2. Orang yang pelit

Kita selalu dianjurkan untuk bersedekah kepada orang yang membutuhkan apabila kita punya rezeki yang lebih. Tapi bila ia kikir, maka hal itu termasuk perbuatan yang dibenci Allah. Terutama mereka yang takut hartanya berkurang bila harus bersedekah kepada mereka yang lebih membutuhkan.

Rasulullah mengancam orang yang perbuatannya seperti ini bukanlah bagian dari orang yang beriman.

Barang siapa yang tidak peduli dengan urusan kaum muslimin maka dia bukan bagian dari mereka. (HR. Hakim).

3. Para Ulama yang Komersial

Fenomena ini sangat terlihat di berbagai media. Banyak para ulama sangat susah ditemui umat karena jadwalnya yang begitu padat. Walaupun ia diperbolehkan berdakwah dengan meminta biayar operasional, akomodasi dan profesionalitas, namun bukan berarti ia pantas melakukannya untuk tujuan memperkaya diri pasalnya ulama merupakan garda terdepan untuk memberikan contoh akhlak baik kepada umat.

Celakalah bagi umatku dari ulama buruk yang menjadikan agama sebagai komoditas, yang mereka jual pada para penguasa mereka dizamannya demi meraup keuntungan untuk diri mereka sendiri. Allah pasti tidak akan menjadikan bisnis mereka memperoleh keuntungan. (HR. Hakim).

4. Wanita yang tidak memiliki rasa malu

Tampaknya rasa malu di dalam diri wanita sudah berangsur luntur, walaupun semakin banyak yang mengenakan baju muslim namun pakaian itu tetap tidak memenuhi kaidah berpakaian yang baik.

5. Orangtua yang mulai malas beribadah

Semakin bertambahnya usia, Allah memberi peringatan agar kita semakit dekat kepadanya. Rambut memutih, keriput, tenaga berkurang hingga penyakit pun berdatangan. Sebenarnya ini adalah pertanda kalau kita sudah mulai dekat dengan kematian. Tapi faktanya Orangtua sudah mulai banyak yang melupakan ibadah.

6. Pemuda yang tidak berkarya

Akan sangat disayangkan bila anda berjumpa dengan pemuda yang maunya senang-senang saja. Seharian hanya memainkan gadgetnya tanpa ada gerakan untuk belajar lebih giat dan berkarya untuk mengembangkan kreativitasnya.

7. Pemimpin wilayah yang keji

Siapapun akan sangat menyukai pemimpin yang mampu mengayomi rakyatnya, bisa adil dan jauh dari yang namanya kekejaman. Ia harusnya dapat mensejahterakan rakyatnya dan bukan melakukan hal yang semena-mena. Bila itu tetap dilakukan, maka neraka merupakan tempat yang sangat cocok untuk mereka.

Tempat kembali mereka ialah neraka; dan itulah seburuk-buruk tempat tinggal orang-orang yang dzalim (Ali Imran : 151).

8. Ahli Ibadah tapi riya

Inilah hal yang sebisa mungkin harus dihindari oleh para ahli ibadah. Perbuatan tersebut memang tidak disadari sepenuhnya, mereka terlihat mengajari tapi nyatanya meremehkan orang yang ibadahnya salah, bahkan percaya diri kalau ibadahnya akan diterima sedangkan yang lain tidak, ia pun menjadi pribadi yang sombong.

Itulah tadi 8 perbuatan manusia yang semata-mata hanya mementingkan kehidupan dunia tanpa sedikitpun memikirkan kehidupannya kelak dihadapan Allah Swt. Bila dirasa artikel ini bermanfaat, share artikel ini ke sosial media milik anda ya, terimakasih.