Cara Mencerna Informasi Dari Orang Lain Agar Tidak Salah

Category : Fakta Unik

PortalRemaja.Co.Id – Tanyakan Pada Diri Anda 4 Hal Ini Saat Menerima Informasi. Seiring berkembangnya teknologi informasi juga dapat diperoleh dengan cepat dalam hitungan detik. Belakangan ini banyak terjadi seseorang bisa bertengkar hanya karena informasi. Bahkan sampai harus mendekam di penjara. Informasi mampu menambah pengetahuan seseorang atau mencelakainya. Tergantung dari masing-masing individu dalam menerima informasi.

Cara Mencerna Informasi Dari Orang Lain Agar Tidak Salah

Kasus yang dapat dijadikan pelajaran agar menggunakan informasi dan media informasi adalah kasus Florence Sihombing mahasiswa S2 Universitas Gajah Mada (UGM) dilaporkan oleh Lembaga Sosial Masyarakat (LSM). Florensce menghina Jogjakarta melalui akun jejaring sosial (path) miliknya. Sehingga kasus ini sampai pada ranah hukum. Kejadian ini bermula saat Florence menyerobot antrian di SPBU dan diingatkan oleh petugas. Namun, kemarahannya diungkapkan dalam bentuk yang tidak pantas dan diunggah dalam akun pribadinya. Ini menjadi bukti bahwa masyarakat perlu disadarkan kembali tentang etika dalam menerima dan menyebarkan informasi. Agar Florence yang lain tidak bermunculan.

Seringkali seseorang malas untuk mengecek informasi yang diperoleh. Jika informasi itu benar dan baik maka beruntunglah. Sebaliknya, maka apa yang akan terjadi? Informasi berbagai macam bentuknya dan tidak dapat dipungkiri bahwa informasi tersebut bercampur antara fakta, berita, gossip, fitnah, atau prasangka. Konon jika informasi baik baru sampai hitungan kilometer, berita buruk akan jauh melesat sampai seluruh bola dunia.

Tanyakan Pada Diri Anda 4 Hal Ini Saat Menerima Informasi

 

 

  1. Berita Ini Benar atau Salah?

Saat berita didapatkan hal yang perlu dilkukan adalah mengecek berita itu benar atau salah. Berita yang benar akan memberikan petunjuk terhadap sesuatu yang ingin diketahui tetapi berita yang salah akan menyebabkan seseorang salah jalan.

  1. Berita Ini Fakta atau Prasangka?

Berita yang didapat selanjutnya harus dipastikan kembali apakah berita tersebut fakta atau hanya prasangka?  Budaya kritis dalam menerima informasi harus terus ditumbuhkan karena informasi tidak hanya disebarkan oleh orang yang memiliki intelektual tinggi saja. Informasi juga bisa disebarkan oleh seseorang yang mempunyai tujuan untuk menipu misalnya.

  1. Perlu atau Tidak Berita Ini Disebarkan?

Jika seseorang mendapatkan berita kecenderungan untuk menyebarkan kepada orang lain pastinya lebih besar dibandingkan dengan hanya mendiamkannya saja. Sebelum menyebarkan hendaknya berita kembali dipastikan apakah layak untuk disebarkan kepada orang lain? Apakah berita yang akan disebarkan bermanfaat bagi orang lain?

  1. Apakah Berita Menyebarkan Kebaikan atau Justru Menyulut Permusuhan?

Terakhir berita yang akan disebarkan akan menumbuhkan kebaikan atau kebencian yang berujung pada permusuhan juga harus dipikirkan kembali. Sebelum nasi berubah menjadi bubur. Mencegah lebih baik dari pada mengobati, bukan begitu?

Tanyakan Pada Diri Anda 4 Hal Ini Saat Menerima Informasi. Bijak dalam menerima informasi adalah hal yang mutlak dilakukan agar tidak terjebak pada informasi yang memperdaya. Mari gunakan informasi dengan bijak!