Ini Cara Mengolah Mie Instant Agar Aman Dikonsumsi, Wajib Tahu !

Category : Kesehatan

Inilah 5 Guru Paling Cantik Di Dunia, No. 5 Bikin Kagum Baca Berita Selengkapnya

Ini Cara Mengolah Mie Instant Agar Aman Dikonsumsi, Wajib Tahu !
Berikan Rating Untuk Artikel Ini

Mie instan dapat menyebabkan anak mengalami konstipasi (sulit buang air besar). Hal ini terjadi bila mie dikonsumsi oleh anak yang bermasalah dengan asam lambungnya, sehingga dapat memicu berkembangnya lambung.
Menurut dr. Matheus Tatang P., Sp.A, M.Ked, dokter spesialis anak, inilah yang menyebabkan pencernaan anak menjadi kurang baik dan sulit buang air besar.

Sedikit berbeda, dr. Muzal Kadim, SpA (K), konsulen gastroenterohepatologi anak, yakin jika mie instan menjadi salah satu penyebab keluhan nyeri lambung pada anak-anak.

Mie instan ini sebenarnya tidak terlalu dianjurkan dikonsumsi oleh anak-anak, terutama yang menderita sakit lambung. Berdasarkan pengalaman dokter dr. Muzal, anak-anak yang sakit lambung dengan keluhan mual dan sakit perut lebih dari tiga kali selama kurun waktu tiga bulan, terbebas dari segala keluhan setelah berhenti makan mie instan dan diberi obat.

Walaupun mengonsumsi mie instan masih menimbulkan pro dan kontra, namun selama dikonsumsi secara tepat dan tidak berlebihan mie instan relatif aman untuk anak-anak.

Dan agar aman dikonsumsi triknya cukup mudah, yakni dengan mengganti mie instan dengan bumbu olahan sendiri yang terbuat dari campuran bawang merah atau bawang putih.

Selain itu, bumbu garam (natrium) dari mie sebaiknya tidak diberikan semuanya pada anak. Karena mie instan hanya mengandung karbohidrat maka untuk memperkaya kandungan gizinya, sebaiknya Anda menambahkan sayur sawi, tomat, telur dan daging ayam.

Untuk lebih amannya lagi, sebelum disajikan sebaiknya mie direbus hingga dua kali.

Seperti bumbunya, mienya pun memiliki kandungan bahan kimia yang dapat merangsang iritasi lambung. Jadi, air rebusan pertama dibuang dulu lalu direbus dengan air yang baru.

Sebaiknya mie instan ini disajikan hanya sebagai makanan selingan, bukan makanan utama. Artinya, mie instan ini cukup dikonsumsi 1-2 kali seminggu.

Agar si kecil tidak ketagihan mie instan, sebaiknya kaum ibu lebih bervariasi dalam menyajikan menu makanan. Dan yang terpenting, jangan pernah sajikan mie sebagai makanan pengganti nasi.

Kami juga punya artikel menarik lainnya yang berjudul 4 Fakta Menarik Tentang Mie Samyang Korea Yang Mengandung Babi, dibaca juga ya.

loading...
inara putri

Author: