Patut Dicontoh, Kisah Sukses Anggota TNI Bercocok Tanam Hingga Hasilkan Puluhan Juta Perbulan

Category : Artikel Viral

Inilah 5 Guru Paling Cantik Di Dunia, No. 5 Bikin Kagum Baca Berita Selengkapnya

Patut Dicontoh, Kisah Sukses Anggota TNI Bercocok Tanam Hingga Hasilkan Puluhan Juta Perbulan
Berikan Rating Untuk Artikel Ini

Portalremaja.co.id – Watak keras bagi seseorang tidak selamanya berdampak negatif. Justru sifat keras kepala kadangkala dapat memacu sukses. Seperti keras kepalanya anggota Kodim 0502/Jakarta Utara Serka Iwan Surya Darma. Berulangkali gagal bercocok tanam lengkuas tak membuatnya patah semangat. Dia coba dan terus berusaha hingga akhirnya, Serka Darma sukses sebagai petani lengkuas.

Dari lahan garapan seluas 2,3 hektar di sekitar tempat tinggalnya di kawasan Depok, Serka Darma mampu menyekolahkan anaknya hingga ke perguruan tinggi. Bahkan dia bersama istri bisa umrah ke tanah suci Mekkah. Meski demikian, dia tetap tidak meninggalkan tugas pokoknya sebagai seorang prajurit TNI-AD.

Serka Darma memulai karir sebagai prajurit TNI-AD Tahun 1991, bertugas di Batalyon Infantri Mekanis 201 Jaya Yudha. Keberhasilannya sebagai petani lengkuas diraih susah payah. Ayah anak lima ini beberapa kali mengalami jatuh bangun. Berbagai usaha sudah dirintisnya termasuk berternak ikan Lele. Dia pernah mengalami kerugian Rp10 juta.

“Saya tak mau gagal, akan coba terus sampai berhasil. Alhamdulillah modal Rp10 juta yang saya pinjam bisa kembali. Tapi, 2008 budidaya ikan Lele saya bubar bersama 300 tambak warga lainnya. Padahal saat itu keuntungannya lumayan,” ujarnya menceritakan usaha sampingan sebagaai petani

BUDIDAYA LELE

Budidaya ikan lele di Situ Gandaria, Depok yang dirintis sejak 1999 bubar lantaran Pemerintah Kota Depok mengeluarkan surat edaran. Isinya melarang budidaya ikan di Situ Gandaria, lantaran merusak kualitas air di situ tersebut.

“Sempat kami protes, sebab keberadaan ikan Lele di situ tersebut justru menyaring limbah yang dibuang di kali. Ikan Lele paling kuat hidup, jika mati berarti limbah yang ada disitu sudah sangat parah,” tukasnya.

Namun protesnya bersama petani ikan lele lainnya tak dihiraukan Pemkot Depok. Larangan itu membuat anggota Bamin Pers Kodim 0502/Jakarta Utara ini sempat vakum dari kegemarann bertani dan berternak. Hampir dua tahun Serka Darma ‘menganggur’ lantaran tidak menemukan lokasi cocok untuk kembali beternak lele.

Tahun 2010, jalan hidup Iwan berubah saat bertugas pengamanan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sering bermain Golf di Emeralda Cimanggis, Depok. Saat melakukan pengamanan itu, dia tidak sengaja melihat seniornya sesama prajurit TNI AD bercocok tanam lengkuas di lahan kosong. Dia tertarik dengan usaha tanaman lengkuas lalu berguru kepada seniornya tersebut.

BERTANI LENGKUAS

“Dari senior saya ini saya belajar, kemudian belara dari internet hingga management pengelolaan pemasarannya,” tukasnya. Dari situ dia menyimpulkan, pasar lengkuas sangat menjanjikan. Serka Darma akhirnya terjun sebagai petani lengkuas, saat dia dipindahkan tugas tahun 2012 ke Kodim 0502/Jakarta Utara.

Bermodalkan tabungan dan pinjaman Rp50 juta, Serka Darma kemudian mencari lahan garapan terbengkalai di beberapa titik. Dia akhirnya mendapatan lahan garapan yang tersebar seluas 2,3 hektar. Usaha yang baru dirintisnya tersebut gagal setelah panen lengkuas dihantam fenomena alam Elnino dan kemarau panjang.

“Kala itu, saat umur 8 bulan, hampir 70 persen tanaman lengkuas mati. Modal saya hanya kembali Rp25 juta. Tapi saya keras kepala, menanam kembali lengkuas,” ingatnya.

Kerja keras dan pantang menyerah, akhirnya membawa berkah. Tahun berikutnya, dia mulai menikmati hasil. Bahkan kini mempekerjakan dua orang merawat lahana pertaniannya.

Di lokasi lahan itu, dia menyisipi tanaman pisang dan singkong. Kesuksesannya ini merubah pradikma, tatkala pensiunan dari tentara. “Seperti banyak rekan senior setelah pensiun menjadi sekuriti, semula saya berfikiran seperti itu, tapi saya akan fokus menjadi petani,” ucapnya tersenyum. 

loading...

Author: 

Saya pemilik dan pembuat web portalremaja.co.id berasal dari palembang newbie yang baru saja terjun ke dunia internet marketing sejak 2011 hingga sekarang, berbagi adalah salah satu keharusan dalam hidup saya.