Penting, Jangan Abaikan Kualitas Tidur Anak Bila Tak Ingin Seperti Ini

Category : Artikel Viral, Berita Hot, Kesehatan

Salah satu kunci hidup sehat dan bahagia yakni kualitas tidur yang baik. Pasalnya, tubuh memiliki masa lelah dan mengharuskannya istirahat untuk memulihkan stamina kembali. Beberapa waktu lalu, sebuah penelitian mengemukakan kalau keterampilan berfikir anak juga dipengaruhi kualitas tidur malam yang buruk.

Menurut studi yang diterbitkan dalam jurnal Nature Communications, kemampuan otak seseorang mampu berubah-ubah dan ini bisa dipengaruhi oleh rangsangan yang diterimanya melalui lingkungan. Misalnya saja, tidur yang tidak nyenyak bisa mempengaruhi korteks motorik anak. Korteks motorik merupakan bagian otak yang berfungsi untuk mengendalikan serta mengembangkan keterampilan motorik pada anak.

Sebagaimana yang kami kutip dari laman medicalnewstoday.com, Kamis (15/6/2017), bila anak tidak tidur dengan nyenyak dimalam hari, maka sinapsis neuron tidak bisa istirahat dan mengakibatkan otaknya tidak bisa pulih dari rasa capek saat menjalani aktivitasnya.

Sumber gambar : Ibudananak.com

Lalu, bila anak saat itu tidur, maka otaknya tetap bekerja meskipun tidak seberat yang ia lakukan ketika beraktivitas. Walau bagaimanapun, otak memiliki fungsi vital sebagai pembentuk memori serta pengolahan data yang diterima oleh tubuh.

Jika otak tidak bisa beristirahat, tentu dapat mempengaruhi daya ingat serta konsentrasi anak. Jadi wajar saja jika anak akan merasa lelah dan merasakan kantuk ketika belajar jika saat malam ia tidak memiliki tidur yang berkualitas.

Menurut teori kedokteran, periode tidur yang baik dimalam hari yakni 8 jam yang dimulai dari pukul 9 malam hingga 5 pagi. Tak hanya itu, kualitas tidur pun merupakan hal penting guna meningkatkan konsentrasi serta daya ingat anak.