Test Perawan Saat Masuk Polwan ? Benarkah ?

Category : Berita Hot
Ingin Belanja Online Dengan Sistem Kredit TANPA KARTU KREDIT bunga 0% ? Kredivo Solusinya

>> KLIK DISINI UNTUK TAHU RAHASIANYA <<

Caraku.net – Di tahun 2014 penerimaan polisi wanita (POLWAN) dihebohkan dengan isu test keperawanan pada wanita yang akan di rekrut, ini dikarenakan berita dari situs abal abal yang menginformasikan lowongan kerja polri dimana salah satu syarat untuk menjadi polwan adalah harus perawan.

Hal tersebut di klarifikasi oleh mabes polri melalui kapusdokkes brigjen arthur tampi, beliau menyatakan tidak pernah menjadikan perawan sebagai salah satu syarat kelulusan calon polisi wanita ini, yang ada hanyalah kesehatan fisik serta mental secara menyeluruh saja. Isu ini mencuat setelah sebuah LSM internasional HRW (Human Rights Watch meliris klaim temuan mereka dengan adanya tes keperawanan untuk calon polwan, HRW menyatakan akan dilakukan test “two finger test (tes dua jari) untuk memastikan kalau selaput darah calon polwan tidak rusak.

Menanggapi klaim dari HRW, arthur pun menyatakan dengan tegas kalau tidak pernah ada yang namanya tes keperawanan dalam sistem penerimaan calon polwan, menurutnya tes yang dilakukan mencakup banyak hal mulai dari pemeriksaan fisik dari ujung rambut hingga ujung kaki, USG, pemeriksaan organ dalam melalui tes darah, dan sejumlah tes lainnya misalnya kejiwaan serta kepribadian calon.

Polwan

Sesuai peraturan dari kapolri nomor 5 tahun 2009 tentang pedoman pemeriksaan ini, penilaian kesehatan fisik akan dilakukan berjenjang. “akan ada gradasi penilaian dalam pemrosesan pemeriksaan fisi & evaluasi hasil pemeriksaan” ujan arthur di mabes polri kemarin.

Pemeriksaan fisik akan dilakukan dalam empat tahap mulai dari tanya jawab, inspeksi atau melihat, palpasi / memegang, dan perkusi / mengetuk. Untuk memeriksa organ reproduksi pria otomatis harus palpasi. Maka dari itu buah zakar calon polisi akan dipegang untuk mengetahui ada tidaknya potensi hernia dan varikokel.

Sedangkan untuk calon polwan, pemerikasan organ reproduksi hanya dilakukan dengan inspeksi / melihat, “jadi tidak akan ada pemeriksaan yang bersifat menyentuh apalagi menyentuh selaput darah” tuturnya. Dia juga mengatakan tidak pernah ada calon polwan gagal hanya karena dia tidak perawan.

 Baca Juga : Mantan Wakapolri Pertanyakan Tes Keperawan Polwan

loading...