Wanita Harusnya Mengasuransikan Ini Untuk Kesehatannya

Category : Kesehatan
Wanita Harusnya Mengasuransikan Ini Untuk Kesehatannya
5 (100%) 3 votes

Siapa bilang Cuma pria yang memerlukan asuransi ? Wanita juga memiliki resiko yang tidak dimiliki oleh pria dan sangat perlu untuk dilindungi menggunakan asuransi.

Anda perlu memastikan Apakah resiko ini sudah ada pada asuransi yang akan Anda ambil atau yang sudah anda miliki saat ini.

Memang asuransi itu dibutuhkan oleh semua orang. Namun, ada banyak Resiko yang kenyataannya wajib dimiliki oleh wanita ketimbang pria seperti resiko kanker serviks, melahirkan dan kanker payudara.

Ada baiknya resiko tersebut sudah masuk ke dalam perlindungan anda.

Hanya saja perlindungan yang saat ini diberikan tidak berdiri sendiri. karena perlindungan itu menempel pada asuransi kesehatan. hal yang harusnya kita periksa yaitu Apakah asuransi kesehatan yang akan dan sudah anda miliki mempunyai fasilitas tersebut.

periksalah kembali isi polis atau manfaat yang akan anda dapatkan dari asuransi yang sudah anda miliki baik itu yang diberikan langsung oleh perusahaan ataupun dibeli sendiri.

jangan lupa pula Anda harus tahu prosedur klaim dan pencairannya nanti. Lalu, bila anda seorang wanita apa saja 3 resiko khusus yang harus kita lihat sebagaimana yang kami kutip dari laman liputan6.com, Jumat, 15 April 2016.

image

1. asuransi perlindungan melahirkan

Apakah setiap wanita itu melahirkan ? walaupun relatif sebab banyak alasan untuk bisa menjawab pertanyaan itu.

Akan tetapi, bagi wanita yang memutuskan untuk membina keluarga dan memiliki anak maka perlindungan asuransi melahirkan sangat diperlukan.

Terkhusus bagi anda pasangan muda ataupun baru menikah yang tengah merencanakan keuangan di masa depan. Anda tentu bertanya-tanya , Siapa yang lebih dulu memiliki proteksi? idealnya adalah keduanya.

Akan tetapi, bila anda merupakan pasangan yang ingin memiliki Buah Hati Maka wanita lebih diutamakan Sebab ia akan melahirkan.

Lantas Mengapa dianggap resiko ? pasalnya proses melahirkan akan berhadapan langsung dengan resiko hidup dan juga kelainan yang bisa saja terjadi akibat melahirkan.

Menurut survei demografi dan kesehatan Indonesia (SDKI) 2012, rata-rata angka kematian ibu melahirkan tercatat mencapai angka 359 per 100rb kelahiran yang hidup. Rata-rata kematian itu jauh meningkat ketimbang hasil sdki 2007 yang hanya berjumlah 228 per 100rb.

Terkait asuransi, biasanya perlindungan serta tunjangan untuk melahirkan termasuk ke dalam paket yang disediakan oleh asuransi kesehatan. lantas bagaimana untuk mengecek kalau perlindungan proses melahirkan ini ada di dalam asuransi anda?

Umumnya paket perlindungan melahirkan ini ada pada asuransi yang disediakan oleh perusahaan. Bahkan, kebijakannya pun berbeda-beda. Ada Perusahaan yang memberikan asuransi kesehatan berdasarkan nilai kamar saat melahirkan di rumah sakit.

Ada Perusahaan yang memberikan tunjangan melahirkan dengan menentukan batas tertinggi biaya yang akan dikeluarkan. Artinya , bila batas maksimum yang diberikan yaitu 10 juta rupiah namun saat dana yang anda habiskan ketika melahirkan yaitu 15 juta rupiah maka anda diwajibkan membayar sisanya.

Bagaimana bila asuransi yang dimiliki merupakan asuransi pribadi? Tidak perlu takut , pasalnya beberapa asuransi sudah ada yang menjual tambahan tunjangan untuk biaya melahirkan ini.

Akan tetapi premi yang dibayarkan tentu akan lebih tinggi ketimbang bila hanya membeli asuransi kesehatan murni untuk rawat inap di Rumah Sakit saja.

Itulah pentingnya untuk menghitung selisih antara premi asuransi kesehatan murni dengan tunjangan melahirkan dan yang tanpa memiliki tunjangan.

jika selisihnya cukup besar atau secara finansial menjadikan beban berat, maka anda harus mempertimbangkan kembali alternatif selain menambah tunjangan melahirkan itu.

ada banyak penyedia asuransi di Indonesia yang menyediakan paket perlindungan untuk melahirkan. dengan begitu, anda akan mudah melakukan proses perbandingan terhadap paket asuransi yang sesuai dengan kebutuhan.

2. Asuransi perlindungan kanker serviks

tidak ada maksud untuk menakuti , akan tetapi ada beberapa penelitian membuktikan bahwa wanita akan lebih rentan terkena penyakit kritis.

Melihat data Yayasan Kanker Indonesia tahun 2013 , kini perempuan Indonesia sangat rentan terserang 44 penyakit kritis seperti kanker payudara, stroke, jantung dan kanker serviks.

terkhusus untuk kanker serviks, fakta mengungkap tiap hari terdapat 40 wanita Indonesia yang mengidap kanker serviks. kanker serviks merupakan kanker yang menyerang bagian organ reproduksi pada wanita.

Dalam Konferensi update on komprehensif kardiovaskuler and Cancer health care defly servis yang dilakukan pada tahun 2014 Silam, terungkap dalam persentase, kanker serviks stadium 3A Indonesia memiliki jumlah 78% ketimbang Jerman yang cuma 8%. Angka itu dihitung dari banyaknya jumlah penderita kanker serviks secara keseluruhan dari stadium 1A sampai ke 4B.

tak salah jika Pemerintah lewat peraturan menteri nomor 7 tahun 2013 tentang Asuransi pelayanan kesehatan nasional menempatkan kanker serviks menjadi prioritas ketiga setelah diabetes tipe 2 dan hipertensi untuk mendapatkan asuransi dari pemerintah.

kini ada beberapa perusahaan asuransi swasta membuat kebijakan penuh untuk memberikan jaminan perlindungan dan pengobatan secara menyeluruh kepada nasabahnya untuk semua jenis penyakit kanker sejak awal terdeteksi hingga tingkat stadium tinggi.

Jadi , cobalah untuk mengecek kembali Apakah perlindungan asuransi yang anda miliki sudah mencakup perlindungan resiko penyakit kritis Ini.

3. Asuransi perlindungan kanker payudara

Bukan cuma kanker serviks saja, kanker payudara juga merupakan salah satu penyakit kritis yang banyak diderita oleh wanita. Bahkan saat ini, kanker payudara merupakan pembunuh nomor satu wanita di Indonesia dan satu dari 8 wanita Indonesia beresiko besar terkena kanker payudara.

berdasarkan data Kementerian Kesehatan 2013 , kasus tertinggi di pegang oleh kanker payudara dan kanker leher rahim. Bukan cuma itu, jumlah pasien rawat jalan ataupun rawat inap yang disebabkan kanker payudara meningkat drastis mencapai 12.014 orang dan kanker serviks sebanyak 5.349 orang.

WHO selaku badan kesehatan dunia mengungkapkan , ada sekitar 8 hingga 9% wanita akan mengalami kanker payudara. hal tersebut membuat kanker payudara sebagai jenis kanker yang paling banyak ditemui pada wanita.

Lantas, Bagaimana anda bisa mengetahui bahwa perlindungan asuransi yang anda miliki sekarang sudah mencakup perlindungan kanker payudara? Ada beberapa asuransi memiliki perlindungan Penyakit ini akan tetapi ada pula yang tidak.

Untuk itu, cobalah kembali tanyakan apa mungkin asuransi yang akan dan Sudah dimiliki terdapat perlindungan Penyakit ini.

Dengan Penjelasan diatas , sebagai seorang wanita Anda harus bertanya kepada diri sendiri apa jadinya jika anda tidak memiliki perlindungan atau asuransi yang bisa melindungi anda nantinya.

Memang kita tak dapat meramalkan dengan pasti Apa mungkin resiko itu akan terjadi serta kerugian nya. Namun setidaknya kita harus mengantisipasi kerugian uang yang bisa terjadi akibat resiko tersebut.

loading...