Dokter Cantik Ini Cari Jodoh Tapi Puluhan Kali Pria Kabur, Ternyata Syaratnya Itu Lho Bikin Gentar

Category : Gaya Hidup

Portalremaja.co.id – Orangnya cantik dan lembut, sesuai dengan namanya Jelita, wanita cantik bisa dihitung dengan jari di daerah tempat tinggalnya. Setiap pria yang melihatnya akan berdesir seketika dan merona merah. Dia bukan saja ayu tapi juga seorang wanita yang energik, ramah dan lembut.

Jelita adalah seorang dokter yang bekerja di sebuah rumah sakit, ia adalah lulusan dari universitas setempat yang terkenal. Dengan syarat yang dimilikinya itu, seharusnya dia bisa dengan mudah mendapatkan pasangan yang disukainya, bukan ?

Namun, menjelang 26 tahun usianya, Jelita belum juga punya pacar, para kerabat maupun tetangganya akhirnya turun tangan membantu mencarikan jodoh untuknya.

Cukup banyak diantara pria yang hendak dijodohkan itu berasal dari keluarga terpandang, tapi anehnya setiap pria yang kencan bersamanya, satu persatu menggeleng-gelengkan kepala kemudian tidak ada kabar kelanjutannya.

Tetangganya yang berniat baik itu pun dibuat bingung, kemudian bertanya pada Jelita apa yang terjadi.

Awalnya Jelita hanya tersenyum sambil menggelengkan kepalanya mengatakan tidak ada yang cocok, namun, karena semakin banyak pertanyaan, dan Jelita juga sulit menghindarinya, akhirnya dia pun menceritakan tentang syarat yang diajukan.

Jelita berkata kepada teman kencannya, bahwa dia punya syarat jika ingin menjalin hubungan serius dengannya, dan tidak perlu lagi dilanjutkan jika tidak bisa terima dengan syaratnya.

Adapun syarat yang diajukan Jelita adalah : harus bisa menerimanya berikut enam anaknya, dan keenam anaknya harus ikut bersamanya setelah menikah!

Belum juga menikah, sudah harus menerima satu paket yang tak disangka, jadi mana ada pria yang tahan dengan syarat itu, akhirnya mereka pun mundur satu persatu.

Padahal Jelita masih muda, lantas dari mana datangnya anak-anaknya itu ?

Ternyata Jelita berasal dari keluarga petani miskin, tapi dia beruntung bertemu dengan seorang tante yang baik hati, sang tante membiayai kuliahnya hingga lulus berikut biaya hidup sehari-hari selama kuliah.

Namun tragisnya, tantenya itu tiba-tiba meninggal tahun lalu karena penyakit yang dideritanya, sementara suami tantenya menyerahkan anak-anaknya orangtua tantenya, kemudian suaminya kabur bersama dengan isteri mudanya sambil membawa uang, dan tidak ada kabar beritanya sejak itu.

Sementara itu orangtua tantenya juga sudah tua dan sakit-sakitan, tidak mampu merawat anak-anaknya, pasangan tua itu hanya bisa menangis setiap hari menanggng derita hidup seperti itu.

Setelah mengetahui hal itu, Jelita pun tanpa banyak pikir lagi langsung membawa anak-anak tantenya itu tinggal bersamanya dan menjadi guru pembimbing mereka.

“Seseorang harus tahu berterima kasih selama hidup di dunia, kalau tidak, maka apa bedanya ia dengan binatang, dan saya tidak akan bisa berdiri dengan bangga di sini sekarang jika tidak ada tante ketika itu.

“ Saya akan membantu merawat dan menyekolahkan anak-anaknya sampai lulus!Meski karena itu, saya harus mempertaruhkan kebahagiaan saya tidak menikah seumur hidup, tapi yang jelas saya harus membesarkan anak-anaknya.” kata Jelita.

Di tengah masyarakat yang kian realistis dewasa ini, ternyata masih ada orang baik tanpa pamrih, dan yakin Jelita pasti akan menemukan sesosok pria baik yang menjadi jodohnya kelak!

loading...